Rabu, 29 Oktober 2014

Cara membuat kue brownies



CARA Membuat Kue BROWNIES
Resep Membuat Brownies Coklat, Keju, Pisang Spesial - Bagi anda seorang pecinta kuliner tidak ada salahnya untuk mencoba masakan ini. Resep Kue Brownies Coklat, Keju, Pisang Spesial perlu anda coba untuk hidangkan pada anggota keluarga. untuk membuat hidangan ini tidaklah sulit. Berikut adalah Cara Membuat Brownies Coklat, Keju, Pisang Spesial...
Resep Membuat Brownies Coklat, Keju, Pisang Spesial
Resep dan Cara Membuat Brownies Kukus Coklat
Bahan-bahan:
    Telur 6 butir
    Gula 225 gram
    Vanili secukupnya (saya : 1/2 sdt)
    Garam secukupnya (saya : 1/4 sdt)
    Emulsifier 1/2 sdt teh
    Terigu 125 gram, ayak, aduk rata dengan coklat bubuk (saya : aduk rata dulu, diayak saat dimasukkan ke adonan)
    Coklat bubuk 50 gram, ayak, aduk rata dengan terigu
    Minyak 175 ml
    Dark Cooking Cokelat 100 gram, lelehkan, campur dengan minyak
Cara Membuat:

    Kocok telur, gula, emulsifier, dan vanili hingga mengembang, masukkan garam kocok lagi sebentar.
    Masukkan campuran tepung terigu dan cokelat bubuk sambil diayak, aduk perlahan hingga rata.
    Masukkan campuran minyak dan DCC, aduk hingga rata.
    Sisihkan sepertiga bagian adonan, beri SKM, aduk rata. (saya : bagi adonan menjadi 2 )
    Bagi 2 adonan tanpa SKM, bagian I kukus selama 10 menit, tambahkan adonan dengan SKM selama 10 menit, terakhir masukkan adonan sisa tanpa SKM, lanjutkan mengukus selama kurleb 20 menit. Angkat. (saya : masukkan adonan I kukus selama 10 menit, tambahkan / taburkan meises atau DCC yang sudah di iris, masukkan adonan II, lanjutkan mengukus hingga kurleb 20 - 30 menit. angkat)


Resep Membuat Brownies Coklat, Keju, Pisang Spesial
Resep dan Cara Membuat Brownies Kukus Keju Pandan
Bahan-bahan:
    3 kuning telur
    2 putih telur
    65 gram gula pasir
    4 gram cake emulsifier (Tbm, sp, Ovalet)
    1/4 sendok teh vanilla bubuk
    75 gram tepung terigu protein sedang (misal Segitiga Biru)
    10 gram susu bubuk full cream
    1/4 sendok teh baking powder
Cairkan:
    30 gram mentega
    30 gram margarine
    40 gram coklat blok putih
    40 gram cream cheese
    1/2 sendok teh pasta pandan
Pelengkap:
    Buttercream siap pakai
    20 gram keju cheddar parut untuk taburan.
Cara membuat:
    Siapkan loyang loaf, olesi dengan mentega dan taburi dengan tepung terigu hingga permukaannya tertutup rata. Sisihkan.
    Ayak tepung terigu, baking powder, susu bubuk full cream dan vanilla bubuk. Sisihkan.
    Cairkan mentega, margarine, cream cheese, coklat putih blok dan pasta pandan dengan cara tim. Aduk-aduk hingga cair dan tercampur rata. Biarkan mendingin.
    Dalam mangkuk mixer, kocok telur, gula pasir dan ovalet hingga mengembang dan putih. Matikan mixer, masukkan tepung terigu, aduk perlahan hingga tercampur, tambahkan mentega cair kedalamnya sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata. Tuangkan ke dalam loyang.
    Panaskan dandang kukusan, masukkan loyang berisi adonan ke dalamnya, tutup permukaan dandang dengan kain bersih baru tutup dengan penutup dandang. Kukus selama 40 menit hingga kue matang. Selama pengukusan jangan membuka tutup dandang.
    Keluarkan kue dari kukusan, biarkan dingin selama 5 menit kemudian keluarkan dari loyang. Biarkan kue dingin sempurna sebelum kita berikan buttercream diatasnya.
    Letakkan kue di tempat datar, dengan menggunakan spatula olesi permukaan kue dengan buttercream hingga tertutup sempurna. Taburi dengan keju parut diatasnya.


Cara membuat Batik



PROSES MEMBUAT BATIK DAN PERLENGKAPANNYA
 PROSES MEMBUAT BATIK DAN PERLENGKAPANNYA
Dari dulu hingga sekarang, proses pembuatan batik tidak banyak mengalami perubahan. Kegiatan membatik merupakan salah satu kegiatan tradisional yang terus dipertahankan agar tetap konsisten seperti bagaimana asalnya. Walaupun motif dan corak batik di masa kini sudah beraneka ragam, proses pembuatan batik pada dasarnya masih sama. Berikut ini adalah uraian lebih detailnya:
A. Perlengkapan Membatik
Perlengkapan membatik tidak banyak mengalami perubahan. Dilihat dari peralatan dan cara mengerjakannya, membatik dapat digolongkan sebagai suatu kerja yang bersifat tradisional.
1) Gawangan
Gawangan adalah perkakas untuk menyangkutkan dan membentangkan mori sewaktu dibatik. Gawangan terbuat dari kayu atau bambu. Gawangan harus dibuat sedemikian rupa hingga kuat, ringan, dan mudah dipindah-pindah.
2) Bandul
Bandul dibuat dari timah, kayu, atau batu yang dimasukkan ke dalam kantong. Fungsi pokok bandul adalah untuk menahan agar mori yang baru dibatik tidak mudah tergeser saat tertiup angin atau tertarik oleh si pembatik secara tidak sengaja.
3) Wajan
Wajan adalah perkakas utuk mencairkan malam. Wajan dibuat dari logam baja atau tanah liat. Wajan sebaiknya bertangkai supaya mudah diangkat dan diturunkan dari perapian tanpa menggunakan alat lain.
4) Kompor
Kompor adalah alat untuk membuat api. Kompor yang biasa digunakan adalah kompor berbahan bakar minyak. Namun terkadang kompor ini bisa diganti dengan kompor gas kecil, anglo yang menggunakan arang, dan lain-lain. Kompor ini berfungsi sebagai perapian dan pemanas bahan-bahan yang digunakan untuk membatik.
5) Taplak
Taplak adalah kain untuk menutup paha si pembatik agar tidak terkena tetesan malam panas sewaktu canting ditiup atau waktu membatik.
6) Saringan Malam
Saringan adalah alat untuk menyaring malam panas yang memiliki banyak kotoran. Jika malam tidak disaring, kotoran dapat mengganggu aliran malam pada ujung canting. Sedangkan bila malam
disaring, kotoran dapat dibuang sehingga tidak mengganggu jalannya malam pada ujung canting sewaktu digunakan untuk membatik.
Ada bermacam-macam bentuk saringan, semakin halus semakin baik karena kotoran akan semakin banyak tertinggal. Dengan demikian, malam panas akan semakin bersih dari kotoran saat digunakan untuk membatik.
7) Canting
Canting adalah alat yang dipakai untuk memindahkan atau mengambil cairan, terbuat dari tembaga dan bambu sebagai pegangannya. Canting ini dipakai untuk menuliskan pola batik dengan cairan malam. Saat ini, canting perlahan menggunakan bahan teflon.
8) Mori
Mori adalah bahan baku batik yang terbuat dari katun. Kualitas mori bermacam-macam dan jenisnya sangat menentukan baik buruknya kain batik yang dihasilkan. Mori yang dibutuhkan disesuaikan dengan panjang pendeknya kain yang diinginkan.
Tidak ada ukuran pasti dari panjang kain mori karena biasanya kain tersebut diukur secara tradisional. Ukuran tradisional tersebut dinamakan kacu. Kacu adalah sapu tangan, biasanya berbentuk bujur sangkar.
Jadi, yang disebut sekacu adalah ukuran persegi mori, diambil dari ukuran lebar mori tersebut. Oleh karena itu, panjang sekacu dari suatu jenis mori akan berbeda dengan panjang sekacu dari mori jenis lain.
Namun di masa kini, ukuran tersebut jarang digunakan. Orang lebih mudah menggunakan ukuran meter persegi untuk menentukan panjang dan lebar kain mori. Ukuran ini sudah berlaku secara nasional dan akhirnya memudahkan konsumen saat membeli kain batik. Cara ini dapat mengurangi kesalahpahaman dan digunakan untuk menyamakan persepsi di dalam sistem perdagangan.
9) Malam (Lilin)
Malam (lilin) adalah bahan yang dipergunakan untuk membatik. Sebenarnya malam tidak habis (hilang) karena pada akhirnya malam akan diambil kembali pada proses mbabar, proses pengerjaan dari membatik sampai batikan menjadi kain. Malam yang dipergunakan untuk membatik berbeda dengan malam (lilin) biasa. Malam untuk membatik bersifat cepat diserap kain, tetapi dapat dengan mudah lepas ketika proses pelorodan.
10) Dhingklik (Tempat Duduk)
Dhingklik (tempat duduk) adalah tempat untuk duduk pembatik. Biasanya terbuat dari bambu, kayu, plastik, atau besi. Saat ini, tempat duduk dapat dengan mudah dibeli di toko-toko.
11) Pewarna Alami
Pewarna alami adalah pewarna yang digunakan untuk membatik. Pada beberapa tempat pembatikan, pewarna alami ini masih dipertahankan, terutama kalau mereka ingin mendapatkan warna-warna yang khas, yang tidak dapat diperoleh dari warna-warna buatan. Segala sesuatu yang alami memang istimewa, dan teknologi yang canggih pun tidak bisa menyamai sesuatu yang alami.
Itulah jenis perlengkapan membatik yang harus ada. Proses membatik memerlukan waktu yang cukup lama, terlebih kalau kain yang dibatik sangat luas dan coraknya cukup rumit.
B. Proses Membatik
Di masa kini, pengusaha batik juga menyediakan pendidikan batik kilat pada anak-anak sekolah dan masyarakat umum. Yang diajarkan adalah tata cara membatik dengan benar, dan biasanya menggunakan kain selebar saputangan sebagai percobaan. Dengan demikian, proses membatik itu dapat dikerjakan hanya dalam beberapa jam dan biaya yang diperlukan pun sangat kecil. Tradisi ini sangat bagus untuk memperkenalkan proses membatik kepada masyarakat, terutama generasi muda.
Berikut ini adalah proses membatik yang berurutan dari awal hingga akhir. Penamaan atau penyebutan cara kerja di tiap daerah pembatikan bisa berbeda-beda, tetapi inti yang dikerjakannya adalah sama.
1) Ngemplong
Ngemplong merupakan tahap paling awal atau pendahuluan, diawali dengan mencuci kain mori. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kanji. Kemudian dilanjutkan dengan pengeloyoran, yaitu memasukkan kain mori ke minyak jarak atau minyak kacang yang sudah ada di dalam abu merang. Kain mori dimasukkan ke dalam minyak jarak agar kain menjadi lemas, sehingga daya serap terhadap zat warna lebih tinggi.
Setelah melalui proses di atas, kain diberi kanji dan dijemur. Selanjutnya, dilakukan proses pengemplongan, yaitu kain mori dipalu untuk menghaluskan lapisan kain agar mudah dibatik.
2) Nyorek atau Memola
Nyorek atau memola adalah proses menjiplak atau membuat pola di atas kain mori dengan cara meniru pola motif yang sudah ada, atau biasa disebut dengan ngeblat. Pola biasanya dibuat di atas kertas roti terlebih dahulu, baru dijiplak sesuai pola di atas kain mori. Tahapan ini dapat dilakukan secara langsung di atas kain atau menjiplaknya dengan menggunakan pensil atau canting. Namun agar proses pewarnaan bisa berhasil dengan baik, tidak pecah, dan sempurna, maka proses batikannya perlu diulang pada sisi kain di baliknya. Proses ini disebut ganggang.
3) Mbathik
Mbathik merupakan tahap berikutnya, dengan cara menorehkan malam batik ke kain mori, dimulai dari nglowong (menggambar garis-garis di luar pola) dan isen-isen (mengisi pola dengan berbagai macam bentuk). Di dalam proses isen-isen terdapat istilah nyecek, yaitu membuat isian dalam pola yang sudah dibuat dengan cara memberi titik-titik (nitik). Ada pula istilah nruntum, yang hampir sama dengan isen-isen, tetapi lebih rumit.
4) Nembok
Nembok adalah proses menutupi bagian-bagian yang tidak boleh terkena warna dasar, dalam hal ini warna biru, dengan menggunakan malam. Bagian tersebut ditutup dengan lapisan malam yang tebal seolah-olah merupakan tembok penahan.
5) Medel
Medel adalah proses pencelupan kain yang sudah dibatik ke cairan warna secara berulang-ulang sehingga mendapatkan warna yang diinginkan.
6) Ngerok dan Mbirah
Pada proses ini, malam pada kain dikerok secara hati-hati dengan menggunakan lempengan logam, kemudian kain dibilas dengan air bersih. Setelah itu, kain diangin-anginkan.
7) Mbironi
Mbironi adalah menutupi warna biru dan isen-isen pola yang berupa cecek atau titik dengan menggunakan malam. Selain itu, ada juga proses ngrining, yaitu proses mengisi bagian yang belum diwarnai dengan motif tertentu. Biasanya, ngrining dilakukan setelah proses pewarnaan dilakukan.
8) Menyoga
Menyoga berasal dari kata soga, yaitu sejenis kayu yang digunakan untuk mendapatkan warna cokelat. Adapun caranya adalah dengan mencelupkan kain ke dalam campuran warna cokelat tersebut.
9) Nglorod
Nglorod merupakan tahapan akhir dalam proses pembuatan sehelai kain batik tulis maupun batik cap yang menggunakan perintang warna (malam). Dalam tahap ini, pembatik melepaskan seluruh malam (lilin) dengan cara memasukkan kain yang sudah cukup tua warnanya ke dalam air mendidih. Setelah diangkat, kain dibilas dengan air bersih dan kemudian diangin-arginkan hingga kering. Proses membuat batik memang cukup lama. Proses awal hingga proses akhir bisa melibatkan beberapa orang, dan penyelesaian suatu tahapan proses juga memakan waktu. Oleh karena itu, sangatlah wajar jika kain batik tulis berharga cukup tinggi.

Minggu, 12 Oktober 2014

Kanker Getah Bening by jihadputra

assalamualaikum siang sob kali ini saya akan meng post info tentang penyakit kanker getah bening oke langsung aja simak
^_^...,,.,,.,.,


Olga Syahputra divonis kanker getah bening stadium 4 (Foto: Arif/Okezone)
Mengenali Kanker Getah Bening yang Serang Olga
LIMFOMA atau kanker kelenjar getah bening adalah salah satu jenis kanker yang angka kejadiannya terus meningkat. Penyakit ini kian menjadi sorotan setelah presenter Olga Syahputra divonis menderita limfoma stadium 4.

Kabar mengejutkan datang dari presenter Olga Syahputra. Setelah dirawat karena mengidap meningitis, kini Olga dikabarkan menderita kanker getah bening stadium 4, seperti pesan berantai yang disampaikan psikolog Tika Bisono lewat BlackBerry Messenger. Sebagai tindakan pencegahan, kenali limfoma lebih dalam.

Ketika dalam tubuh Anda ditemukan satu benjolan, meski tidak nyeri dan tidak gatal, jangan diabaikan. Ada kemungkinan itu merupakan gejalan limfoma. Limfoma adalah semacam tumor ganas yang berasal dari kelenjar getah bening, salah satu dari sepuluh besar tumor ganas yang paling dikenal.

Dalam setahun terakhir, tingkat kejadiannya semakin meningkat. Berdasarkan laporan Konferensi Limfatik Internasional, di seluruh dunia dalam setiap sembilan menit dilaporkan satu kasus baru penyakit limfoma. (Baca: Kanker Stadium 4, Olga Bisa Jalani Treatment Palliative)

Mengetahui dengan cepat gejala tubuh yang muncul, dan mendiganosi dini terhadap limfoma sangat berpeluang dalam mengobati limfoma tahap awal. Tentu, demi memerpanjang jangka kelangsungan hidup. Simak ulasan terkait limfoma, seperti dilansir dari Asiancancer:

Gejala Limfoma

Pada limfoma ganas, sebelum atau dalam waktu bersamaan, muncul pembesaran pada kelejar getah bening, muncul pula gejala demam, gatal-gatal, keringat malam, penurunan berat badan, dan sebagainya. Jika tidak ditemukan gejala di atas, dapat dilakukan pemeriksaan darah demi mengecualikan penyakit limfoma.

Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Beberapa gejala tipikal limfoma, adalah benjolan tidak terasa sakit, membesar secara bertahap, permukaannya mulus, pas diraba kerasnya seperti bola pingpong, atau seperti ujung hidung. Pembesaran paling sering terjadi di kelenjar getah bening leher dan supraklavikula.

Ketika mengetahui adanya pembesaran kelenjar getah bening, dapat dilakukan pemeriksaan biopsi. Umumnya, diambil kelenjar getah bening di bawah leher ataupun bawah ketiak. Ini adalah cara diagnosis limfoma yang wajib dilakukan.

Perubahan pada Kulit

Penderita limfoma akan muncul serangkaian perubahan pada kulit, seperti eritoma, lepuh, erosi kulit, dan lain-lain Limfoma tahap lanjutan akan mengalami kemerosotan antibodi dan kulit sering infeksi bernanah.

"Ketika muncul gejala-gejala seperti di atas, belum pasti mengidap limfoma, tetapi diharapkan untuk segera diperiksa ke rumah sakit. Jika sudah dipastikan sebagai limfoma, segera diberi pengobatan untuk meningkatkan hasil pengobatan dan kualitas hidup Anda," berdasarkan rekomendasi Modern Cancer Hospital Guangzhou.

Untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang jenis kanker ini, sejak 2004 diperingati Hari Peduli Limfoma Sedunia di berbagai belahan dunia. Di Indonesia sendiri, peringatan Hari Peduli Limfoma Sedunia pertama kali diperingati pada 2005. Peringatannya ditandai dengan pendirian kelompok dukungan pasien limfoma pertama di Indonesia, "Masyarakat Peduli Limfoma Indonesia" (MPLI), dan berbagai kegiatan kampanye lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan limfoma. (ftr)
  • Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

    Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening

    Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening
    Banyak para penderita kanker kelenjar getah bening yang tak sadar dirinya terkena kanker kelenjar getah bening, dan akan sadar setelah masuk dalam stadium lanjut dengan kondisi yang lebih parah tentunya. Untuk itu, mari kita cari tahu apa saja yang menjadi penyebab penyakit kanker kelenjar getah bening ?

    Berikut ini ialah Penyebab Kanker Kelenjar Getah Bening :

  • Faktor keturunan
  • System kekebalan tubuh yang lemah
  • Toksin lingkungan atau makanan yang bayak mengadung herbisida serta pengawet makanan dan juga pewarna kimia.
  • Kurangnya berolahraga
  • Minum-minuman yang mengandung alkohol
  • Kurang minum air putih
  • Merokok, serta gaya hidup yang kurang sehat
  • Beberapa penyebab yang lainnya adalah :
  • Infeksi => Mekanisme pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi adalah dengan cara peningkatan jumlah sel darah putih (limfosit) dengan cara multiplikasi sebagai respons atas adanya zat asing ke dalam tubuh (antigen).
  • Virus => Reaksi pertahanan terhadap infeksi yang umum diakibatkan oleh virus biasanya berupa demam yang menyertai pembengkakan kelenjar getah beningnya.
  • Peradangan => Mekanisme peradangan terjadi selama infeksi kelenjar getah bening oleh zat-zat asing. Peradangan merupakan suatu bentuk sel darah putih yang mati oleh zat asing.
  • Kanker => Mekanisme penyusupan sel-sel kanker pada kelenjar getah bening juga sering menyebabkan pembengkakan. Bahkan, kelenjar getah bening yang bengkak bisa menjadi keras dan bisa menyebar ke kelenjar getah bening di tempat-tempat yang lain.
  • Kanker darah => Kanker darah mungkin tidak terlihat seperti kanker biasa yang membuat kelenjar getah bening bengkak. Akan tetapi, pada kanker darah, produksi limfosit di kelenjar getah bening sangat banyak dan tidak terkontrol. Keadaan ini kita sebut sebagai limfoma atau leukemia.
Itulah beberapa penyebab kanker kelenjar getah bening yang perlu anda waspadai, oleh karena itu marilah kita memulai hidup sehat dari sekarang mulai dari perbanyak minum air putih dan makanan yang memiliki nilai gizi tinggi. Tapi apabila anda terkena penyakit kanker kelenjar getah bening, maka janganlah panik. Karena kini telah hadir obat herbal Ace Maxs yang terbuat dari ekstrak kulit manggis dan daun sirsak yang mana kedua bahan tersebut sangat berkhasiat untuk mengatasi berbagai macam penyakit salah satunya ialah penyakit kanker kelenjar getah bening dengan secara cepat serta aman untuk dikonsumsi tanpa adanya efek samping. 




y itu lh sob beberapa info tentang penyakit kanker getah bening semoga bermanfaat y 
wassalamualaikum ^_^
my fb
 https://www.facebook.com/jihad.putra.7

Sabtu, 11 Oktober 2014

jutsu jutsu hokage 4 by jihadputra

koniciwa

kali ini saya akan membrikan info tentang jutsu jutsu hokage ke 4 langsung aja

chek in

^_^

JUTSU-JUTSU HOKAGE KE-4 ( MINATO )
-Keiyaku Fūin : teknik untuk menghilangkan kontrol kuchiyose dari pemanggilnya
-Shiki Fūjin (Segel Dewa Kematian) : teknik segel dewa kematian, teknik untuk menyegel jiwa lawan, dewa tersebut akan menjulurkan lengannya untuk menarik jiwa makhluk hidup di jarak tertentu. Lawan 'n pengguna akan tersegel kedalam dewa kematian 'n mati bersama
ketika ritual selesai
-Hakke no Fūin Shiki : teknik Minato untuk membantu Naruto mengakses chakra kyuubi dalam dirinya 'n menyegel chakra Kushina 'n dirinya kedalam Naruto..sehingga chakra Minato/Kushina akan keluar membantu Naruto untuk mengendalikan kyuubi dalam tubuh Naruto pada saat tertentu
-Hiraishin no Jutsu (langkah kilat) : dewa petir terbang, teknik perpindahan dalam 1 kedipan mata kategori jikuukan untuk memindahkan dirinya ke tempat tujuan yang telah di beri tanda khusus(jutsu-shiki) , tanda bisa dibuat dg menempelkan tangan ke tempat tujuan/ dengan kunai yang berada pada tempat tujuan
-Shishō Fūin : segel yang dikombinasikan dg hakke no shiki fuuin 'n ,meninggalkan gulungan khusus untuk mengencangkan segel/membuka segel pada katak ''gerotora'', dg ini Naruto bsa buka/tutup chakra kyuubi namun kyuubi tdak bsa kabur
-Rasengan: bola spiral, teknik dengan memusatkan chakra pada telapak tangan shg tercipta bola spiral yang dapat dihujamkan kelawan secara telak, 'n dapat menciptakan luka parah
-Jikūkan Kekkai : menggunakan kunai ''hiraishin'' 'n sejumlah segel Minato dapat menciptakan gerbang dimensi yang berujung ketempat lain..sehingga serangan dalam wujud apapun bsa berpindah ke tempat lain
-Kuchiyose no Jutsu : teknik memanggil hewan dari dimensi lain, Minato memanggil ''gamabunta''
-Kuchiyose: Yatai Kuzushi no Jutsu : teknik pemanggilan dengan menjatuhkan tepat ke sasaran/lawan
Peralatan :
- Kunai Hiraishin : kunai yang sudah ada tanda khusus untuk teknik hirashin
Minato Namikaze juga dikenal sebagai Konoha Kuning Kilat (Konoha no Kiiroi Senkou) adalah Hokage Keempat (Yondaime Hokage). Minato dianggap sebagai Hokage paling kuat dan Ninja paling kuat dari Konoha yang pernah ada. Bagi kebanyakan orang (senseinya Jiraiya, Raikage,dll), Dia adalah "Juru Selamat" dari Dunia Shinobi sebelum dia meninggal. Minato mempercayai "peran" ini untuk Naruto, putranya.
---------------------------------------------------------------------------
-Keiyaku Fūin: Summoning technique to eliminate control of callers
-Shiki Fūjin (Segel God of death): death god sealing technique, the technique to seal the opponent's soul, god will be stuck out his arm to attract souls of living things in a certain distance. Opponents 'n user will be sealed into the god of death' n die together
when the ritual is complete
-Hakke no Fūin Shiki: Minato techniques to help Naruto in his kyuubi chakra accessing 'n seal Kushina chakra' n himself into Naruto .. so chakra Minato / Kushina would come out to help Naruto to control the Kyuubi within Naruto's body at any given moment
-Hiraishin no Jutsu (flash step): flying thunder god technique in one blink of an eye movement jikuukan category to move itself to the destination that has been given a special mark (jutsu-shiki), the sign can be made dg put a hand to the destination / a kunai that is on points of interest
-Shishō Fūin: dg combined seal shiki Hakke no Fuuin 'n roll special leave to tighten the seal / unseal the gerotora'' frog'', dg is Naruto bsa open / close chakra kyuubi kyuubi but never an escape bsa
-Rasengan: ball spiral, technique by focusing chakra on the palm of the hand allows for the ball to create a spiral that can dihujamkan kelawan to the punch, 'n can create severe injuries
-Jikūkan Kekkai: use kunai hiraishin'''' 'n seal Minato can create a gate that leads to another dimension .. so offensive in any form bsa move to another place
-Kuchiyose no Jutsu: animal calling technique from another dimension, Minato summoned Gamabunta''''
-Kuchiyose: Yatai Kuzushi no Jutsu: calling techniques by dropping right into the target / opponent
Equipment:
- Hiraishin Kunai: Kunai existing special mark for engineering Hirashin

Jutsu (Naruto) by jihadputra



hay sob siang :) kali ini saya akan memberikan info seputar Dunia naruto langsung aja sob liat :0
soga bermanfaat


  Dalam seri manga dan anime Naruto karya Masashi Kishimoto, jutsu (?, "teknik" atau "keahlian") adalah istilah umum yang mengacu kepada teknik apapun yang digunakan seorang ninja dan tidak bisa ditiru oleh manusia biasa. Kisah Naruto karya Masashi Kishimoto berawal dari petualangan para ninja muda dari Konohagakure (Desa Daun Tersembunyi) yang menguasai jutsu unik masing-masing. Jutsu tersebut diperoleh dengan mengandalkan stamina tubuh dan manipulasi chakra (gabungan energi mental dan fisik) dengan berbagai cara, dan yang paling umum adalah segel tangan. Segel tangan merupakan gestur tangan yang berjumlah dua belas simbol binatang, yang berdasarkan dua belas shio untuk mengatur aliran chakra agar menghasilkan jutsu tertentu. Ada berbagai macam jutsu yang ditampilkan dalam manga Naruto, antara lain taijutsu (jutsu ketangkasan dan kecepatan bertarung), ninjutsu (jutsu yang mangandalkan aliran chakra), dan genjutsu (jutsu untuk menghasilkan ilusi).
Masashi Kishimoto mengembangkan konsep jutsu untuk menjelaskan sumber kemampuan super para ninja dalam manga karyanya, serta untuk menetapkan gambaran orisinal tentang sosok ninja dalam manga tersebut.[1] Pengadaan konsep jutsu dalam seri tersebut mendapatkan pujian dan kritik dari beberapa media massa anime dan manga. T.H.E.M. Anime Reviews menyatakan bahwa jutsu merupakan fokus utama dalam kisah Naruto sekaligus penyebab kesukesannya, namun ia juga mengkritik penampilan jutsu tertentu yang berulang-ulang pada adegan pertarungan.[2] Anime News Network sependapat dengan pendapat tersebut, tapi ia memuji penggambaran jutsu baik dalam anime maupun manga.[3][4][5]


Konsep dan pengembangan

Masashi Kishimoto mengembangkan konsep jutsu sebagai penjelasan akan sumber kekuatan super para ninja dalam seri Naruto. Ia bermaksud membuat desain ninja dalam Naruto berbeda dari penggambaran ninja yang sebelumnya dipopulerkan oleh manga lainnya dan memberikan gambaran orisinal tentang sosok ninja dalam manga karyanya. Penggunaan segel tangan merupakan pengganti mantra sihir yang sering ditemukan dalam karya fiksi lainnya, dan didasari oleh gerakan ninja dalam berbagai permainan peran (RPG).[1] Segel tangan terinspirasi dari huruf-huruf dalam shio, yang merupakan tradisi kuno di Jepang, dan Kishimoto memanfaatkan tradisi tersebut.[6]
Meskipun konsep chakra muncul dalam mitologi India, Buddhisme dan agama lainnya, tetapi dalam sebuah wawancara, Kishimoto menyatakan bahwa konsep chakra dalam Naruto tidak mendapat pengaruh sama sekali dari kepercayaan tersebut. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa itu semata-mata merupakan istilah yang dipalikasikan pada hal yang membuat para ninja mampu melakukan jutsu dalam Naruto, dan dapat disamakan dengan konsep Force dalam seri Star Wars atau magic point dalam permainan peran.[1]

Chakra

Peleburan chakra
Skema peleburan energi fisik dan mental (cakra) untuk mengeluarkan ninjutsu.
  •  精 : energi mental
  •  身 : energi fisik
  •  忍 : ninjutsu
Chakra (チャクラ chakura?) adalah sumber energi dasar yang diperlukan oleh para ninja dalam seri Naruto untuk melakukan berbagai jutsu. Ninja menghasilkan chakra melalui kombinasi dari kedua energi: energi fisik (身体 エネルギー shintai enerugī?), yang diambil dari triliunan sel-sel yang membentuk tubuh manusia, dan energi mental (精神 エネルギー seishin enerugī?), diperoleh melalui pengalaman dan dengan melatih tubuh.[7] Sekali dibuat, chakra bergerak ke seluruh tubuh dengan cara yang mirip dengan sistem sirkulasi dan diserahkan kepada salah satu dari 361 titik pelepasan chakra.[8] Dengan melakukan sebuah urutan yang terdiri dari salah satu dari dua belas segel tangan yang berbeda, chakra kemudian dapat dimanipulasi untuk menciptakan efek supranatural, seperti berjalan di atas air.[7]

Lima elemen chakra dalam dunia Naruto
Selama seri Naruto Part II, konsep manipulasi elemen (性質変化 seishitsu henka?) diperkenalkan, yaitu mengubah kualitas chakra. Dengan melakukan latihan rutin, manipulasi elemen membuat ninja mampu mengubah chakra mereka menjadi salah satu dari lima elemen: tanah, air, api, angin, dan petir.[9] Setiap unsur bersifat lebih kuat dan lebih lemah satu sama lain; contohnya, api lemah terhadap air, namun dapat membalas dan bertambah kuat jika melawan jutsu berelemen angin.[10] Kebanyakan ninja memiliki afinitas alami terhadap salah satu dari lima unsur, sehingga mereka menggunakan jutsu berelemen tersebut dengan lebih mudah. Ninja yang cenderung terhadap elemen api, misalnya, akan mampu mengembuskan api lebih cepat daripada ninja yang bisa memanipulasi air.[9]
Ninja yang terampil dapat belajar bagaimana menggunakan unsur-unsur lain; ninja dari peringkat Jonin biasanya mampu memanipulasi setidaknya dua elemen. Dalam manga Naruto diceritakan bahwa Kakashi Hatake menggunakan tiga elemen yang berbeda sedangkan dalam anime Naruto ia mampu menggunakan empat elemen. Meskipun seorang ninja dapat menggunakan unsur-unsur yang berbeda secara terpisah dan dengan sedikit usaha, menggabungkan dua elemen adalah hal yang mustahil bagi ninja yang tidak memiliki keahlian turun-temurun untuk melakukannya. Ninja dengan salah satu kemampuan turun-temurun ini dapat mencampur dua elemen khusus untuk membuat yang elemen baru. Haku, seorang karakter antagonis yang diperkenalkan pada awal seri, dapat mencampur air dan angin untuk membuat es. Selain itu ada mokuton, kombinasi dari elemen tanah dan air yang dikuasai oleh Hokage Pertama, Danzo dan Yamato, memungkinkan pengguna untuk memproduksi kayu. Ada berbagai macam chakra selain chakra normal, yaitu:

Chakra Binatang Berekor

Dalam dunia Naruto, ada sembilan binatang berekor, dengan pasokan yang chakra yang sangat banyak. Selama Perang Besar Shinobi, desa-desa tersembunyi di dunia Naruto berusaha memanfaatkan binatang berekor untuk keperluan militer dan berkompetisi untuk mereka. Namun, tidak ada seorang pun yang pernah dapat benar-benar membawa binatang berekor dibawah kontrolnya. Satu-satunya cara untuk mengendalikan sebagian dari mereka adalah dengan menutup mereka dalam manusia dengan teknik penyegelan kuat. Manusia yang dijadikan tempat binatang berekor disebut jinchuuriki (人柱力 Jinchūriki?).
Jinchūriki dapat memasuki chakra binatang berekor itu untuk kekuasaan sendiri, namun menggunakan chakra tersebut bisa berbahaya bagi jinchūriki, dengan tubuh inang dan pikiran dipengaruhi atau bahkan diambil alih oleh bijuu nya. Dalam kasus Naruto Uzumaki, ketika ia menggunakan chakra Kyubbi dan mencapai bentuk empat ekor, chakra begitu terkonsentrasi di sekitar tubuhnya yang terus-menerus membakar daging dan diperbaiki tubuhnya segera, memperpendek umur nya. Penyadapan chakra tidak alami tersebut sangat berbahaya bagi tuan rumah, sebagai kepribadian host akan ditekan oleh darah nafsu kebinatangan dari binatang berekor dan intensitas chakra akan merugikan tuan rumah jika digunakan untuk waktu yang lama. Sebagai pengecualian, dimana jinchūriki memiliki kontrol atas binatang ekor nya, ini sakit-efek yang tidak jelas seperti dalam kasus Killer B, ketika ia menciptakan jubah chakra dengan menggambar pada bagian dari kekuasaan ekor nya atau sepenuhnya melepaskan tubuh Gyuki, tidak ada kerusakan fisik dapat dilihat dari tubuhnya.

Chakra Senjutsu

Chakra Moulding Diagram (Senjutsu).svg
Tiga elemen di Chakra Senjutsu
  •  精神エネルギー : energi spiritual / mental
  •  身体エネルギー : energi fisik
  •  自然エネルギー : energi alam
Chakra Senjutsu (仙術チャクラ Senjutsu Chakura?) adalah chakra yang dibutuhkan untuk melakukan senjutsu, yang berisi energi yang ditemukan di alam itu sendiri. Ini adalah sumber kuat energi, mampu memberikan seorang ninja peningkatan kekuatan, kecepatan, dan daya tahan untuk taijutsu, serta meningkatkan kekuatan ninjutsu seseorang dan genjutsu. Sage chakra diciptakan melalui tiga cara pencampuran dan menyeimbangkan energi dan energi spiritual seseorang fisik, serta energi alam (自然 エネルギー, shizen enerugī) dari atmosfer / udara dan medan / tanah. Sejak tiga energi harus seimbang, kapasitas chakra pribadi semakin tinggi seseorang (energi fisik dan energi spiritual), energi yang lebih alami mereka dapat menambah campuran. Hanya mereka dengan kapasitas chakra besar seperti dapat mengumpulkan energi alam yang dibutuhkan untuk memasuki kondisi kuat yang disebut Sage Mode. Juga, hanya ketika seseorang tetap "diam", tidak lagi mengganggu aliran alam sekitar mereka seperti riak dalam kolam, mereka bisa benar merasakan dan memanfaatkan energi alami. Sisa sepenuhnya masih untuk jangka waktu membutuhkan banyak konsentrasi dan kesabaran, memerlukan kondisi mental yang termotivasi dan ketenangan pikiran.

Chakra Bintang

Dengan menggunakan meteorit peningkat chakra, shinobi dari Hoshigakure dapat memanipulasi chakra mereka ke dalam berbagai keterampilan pada biaya kerusakan ekstrim pada tubuh mereka. Metode Hoshigakure ini mendapatkan namanya, Merak Misterius, dari cakra perwujudan baku chakra merah muda ungu mirip dengan ekor bulu ekor merak.

Segel tangan

Segel tangan ( shirushi?) adalah gestur tangan dalam bentuk 12 shio guna memperoleh chakra yang cukup untuk melakukan berbagai jutsu selain taijutsu. Setiap bentuk segel tangan berbeda-beda. Adapun dua belas macam segel tangan ini adalah sebagai berikut:
Mudra-Naruto-Buffle.svg
Mudra-Naruto-Cheval.svg
Mudra-Naruto-Chevre.svg
Mudra-Naruto-Chien.svg
Mudra-Naruto-Cochon.svg
Mudra-Naruto-Coq.svg
Kerbau ( Ushi?) Kuda ( Uma?) Domba ( Hitsuji?) Anjing ( Inu?) Babi ( I?) Burung ( Tori?)






Mudra-Naruto-Dragon.svg
Mudra-Naruto-Lievre.svg
Mudra-Naruto-Rat.svg
Mudra-Naruto-Serpent.svg
Mudra-Naruto-Singe.svg
Mudra-Naruto-Tigre.svg
Naga ( Tatsu?) Kelinci ( U?) Tikus ( Ne?) Ular ( Mi?) Monyet ( Saru?) Macan ( Tora?)
Setiap jutsu memiliki urutan segel tangan yang berbeda-beda, sehingga perlu penghafalan urutan segel tangan. Misalnya, bila seorang ninja ingin melakukan jurus pemanggilan [hewan] (口寄せの術 Kuchiyose no jutsu?), maka ia harus membuat segel tangan dengan urutan sebagai berikut: babi → anjing → burung → monyet → domba. Dalam cerita, ada juga beberapa jutsu yang memiliki segel tangan khusus, contohnya jurus klon bayangan milik Naruto Uzumaki. Ia menyilangkan telunjuk dan jari tengah dari kedua tangan sehingga muncul klon-klon dirinya.

Delapan Gerbang

Delapan Gerbang
Delapan Gerbang:
  1. Gerbang pembukaan (開門, Kai Mon)
  2. Gerbang penyembuhan (休門, Kyū Mon)
  3. Gerbang kehidupan (生門, Sei Mon)
  4. Gerbang kesakitan (傷門, Shō Mon)
  5. Gerbang perbatasan (杜門, To Mon)
  6. Gerbang pemandangan (景門, Kei Mon)
  7. Gerbang keajaiban (驚門, Kyō Mon)
  8. Gerbang kematian (死門, Shi Mon)
Delapan Gerbang (八 门 Hachimon?, atau "Delapan Gerbang Batin") adalah delapan titik-titik tertentu di sepanjang sistem sirkulasi chakra yang membatasi aliran keseluruhan cakra dalam tubuh seorang ninja. Walaupun gerbang membuat ninja lebih lemah dalam pertempuran, mereka membatasi fungsi tubuh agar tidak terlalu cepat habis. Ninja yang telah belajar untuk membuka gerbang ini dapat melampaui batas-batas fisik mereka sendiri dengan mengorbankan berbagai tingkat kerusakan pada tubuh mereka sendiri. Setiap gerbang kekuatan memberi risiko cedera bagi penggunanya; dengan membuka seluruh delapan gerbang, penggunanya akan menjadi tak terkalahkan dalam pertempuran, tapi tubuh mereka akan sangat cedera yang berarti mereka akan mati setelah itu. Dalam seri Naruto, Rock Lee adalah karakter pertama yang ditampilkan telah membuka lima gerbang.

Jenis-jenis jutsu

Jutsu terbagi menjadi tiga kategori utama: ninjutsu, genjutsu, dan taijutsu. Ninjutsu memiliki dua sub-kategori: jutsu penyegel dan jutsu segel gaib, keduanya digunakan untuk menciptakan segel dalam berbagai tujuan.[11] Senjutsu, konsep yang diperkenal dalam Naruto Part II, menggunakan tiga macam energi: energi mental dan fisik dari shinobi pemakainya dan energi alam. Dengan menyalurkan energi alam, pemakai senjutsu dapat menambah kekuatan jutsunya yang lain.[12] Di samping itu, ada kemampuan kekkei genkai yang diwariskan turun-temurun melalui hubungan darah dan membuat pemakainya mampu melakukan teknik tertentu.[11]
Setiap jutsu memiliki 6 klasifikasi, yaitu:
  1. Kelas E (E-Rank). Klasifikasi jutsu paling rendah. Contoh klasifikasi jutsu ini adalah Henge no Jutsu.
  2. Kelas D (D-Rank). Contoh klasifikasi jutsu ini adalah Shikyaku no Jutsu. Biasanya misi yang tergolong kelas ini dibayar 5,000 sampai 50,000 ryō.
  3. Kelas C (C-Rank). Contoh klasifikasi jutsu ini adalah Water Clone Technique dan Puppet Technique. Biasanya misi yang tergolong kelas ini dibayar 30,000 sampai 100,000 ryō.
  4. Kelas B (B-Rank). Contoh klasifikasi jutsu ini adalah Kage Bunshin no Jutsu. Biasanya misi yang tergolong kelas ini dibayar 150,000 and 200,000 ryō.
  5. Kelas A (A-Rank). Contoh klasifikasi jutsu ini adalah Chidori dan Rasengan. Biasanya misi yang tergolong kelas ini dibayar 150,000 sampai 1,000,000 ryō.
  6. Kelas S (S-Rank). Merupakan klasifikasi jutsu tertinggi. Contoh klasifikasi jutsu ini adalah Raikiri dan Futon: Rasenshuriken. Biasanya misi yang tergolong kelas ini dibayar lebih dari satu juta Ryo.
Suatu jutsu yang termasuk kelas S tidak selamanya lebih efektif daripada kelas E, karena efektivitas justu sangat bergantung pada kemahiran individual. Selain enam klasifikasi, jutsu juga dapat memperoleh salah satu dari dua klasifikasi informal. Jutsu "Rahasia" (秘伝 hiden?) adalah jutsu yang diwariskan turun-temurun dalam suatu klan. Jutsu ini tidak terklasifikasikan karena orang di luar klan bersangkutan tidak mengetahui cara melakukannya. "Jurus terlarang" (禁術 kinjutsu?), di satu sisi, termasuk ke dalam salah satu enam klasifikasi utama, namun ada pengecualian karena jurus tersebut terlarang untuk dipelajari maupun dilakukan. Suatu jurus dapat dikategorikan sebagai jurus terlarang bila dapat memberikan cedera atau celaka bagi pemakainya, misalnya pembukaan Delapan Gerbang atau pelaksanaan jurus Futon: Rasen Shuriken, atau bila jurus tersebut bersifat kejahatan, misalnya yang dilakukan oleh Orochimaru.[11]

Ninjutsu

Ninjutsu (忍術?, "Teknik Ninja") merupakan teknik yang menggunakan chakra dan membolehkan penggunanya melakukan sesuatu yang seharusnya tidak mampu untuk dilakukan. Tidak seperti genjutsu yang membuat musuh melihat ilusi, dampak yang diberikan dan dirasakan karena ninjutsu memang nyata. Kerumitan jurus ini bervariasi sesuai tujuannya. Ninjutsu yang mudah meliputi kemampuan menstubtitusi tubuh untuk membuat penggunanya meloloskan diri dari penyerangan. Ninjutsu yang lebih rumit membuat penggunanya mampu memanipulasi keadaan alam di sekitarnya bahkan memanfaatkan unsur-unsur alam, baik untuk menyembuhkan atau sekadar memanipulasi unsur-unsur dasar. Jurus yang melibutkan pemanipulasian unsur-unsur disebut "Perubahan Elemen." Ada beberapa jenis chakra sesuai dengan kecenderungan elemen seorang ninja, yaitu: air (Suiton), api (Katon), tanah (Doton), petir (Raiton), dan angin (Fuuton). Ada juga cara untuk membuat jenis baru yaitu dengan cara menggabungkan 2 unsur atau lebih. Contoh: elemen kayu dihasilkan melalui penggabungan elemen air dan tanah; elemen lava dilahirkan melalui penggabungan elemen api dan tanah; elemen es dibuat dengan menggabungkan elemen air dan angin. Salah satu anak buah Orochimaru, Guren memiliki elemen kristal (Shoton), tetapi tidak diketahui apa elemen primer untuk menghasilkannya. Naruto merupakan tipe angin, contoh jutsunya adalah Rasengan, walaupun Rasengan biasa tidak berelemen. Rasengan yang berelemen angin adalah "Fuuton:Rasengan" dan "Fuuton:Rasen Shuriken." Shinobi (ninja) lainnya yang termasuk tipe angin adalah Temari, Sora dan Asuma Sarutobi walaupun umumnya setiap ninja memiliki lebih dari satu unsur.

Genjutsu

Genjutsu (幻術?, "Teknik Ilusi") adalah teknik yang menggunakan chakra pada sistem saraf lawan untuk menciptakan ilusi. Genjutsu yang sering ditampilkan dalam cerita Naruto adalah teknik penciptaan fantom–membuat korban melihat, mendengar, mencium, mengecap, dan merasakan sensasi yang sesungguhnya tidak ada. Kebanyakan genjutsu menyerang lima indera manusia. Orang yang terpengaruh genjutsu biasanya kaku di tempat atau kehilangan kesadaran, tergantung bagaimana korban menyadarinya dan bertahan melawan pengaruh genjutsu tersebut. Suatu genjutsu dapat dipatahkan dengan salah satu cara. Yang pertama adalah "pembatalan genjutsu" (幻術解 genjutsu kai?), yaitu pengacauan aliran chakra korbannya oleh dirinya sendiri atau sekutunya.[13] Rasa sakit yang tidak disebabkan oleh genjutsu, misalnya melukai diri sendiri, adalah cara kedua untuk menolak genjutsu. Yang terakhir, bila pemakai genjutsu kehilangan fokus karena alasan apapun, maka jutsu yang dilancarkannya akan terhenti dan korbannya terbebas.[14] Dalam kisah Naruto, ninja yang diketahui bisa memakai genjutsu adalah Sasuke Uchiha, Itachi Uchiha, pengguna Sharingan level atas, dan Kurenai Yuhi. Salah satu tokoh utama dalam Naruto, Sakura Haruno diketahui merupakan ninja tipe genjutsu, meskipun ia belum pernah memakai teknik genjutsu untuk menyerang.

Taijutsu

Taijutsu (体術?, "Teknik Tubuh") adalah teknik yang mengoptimalkan kemampuan alami manusia pada umumnya. Taijutsu diperoleh dengan menguras energi fisik dan mental tanpa meleburnya menjadi chakra, dan bergantung pada stamina penggunanya serta latihan secara terus-menerus. Taijutsu merupakan satu-satunya jenis jutsu yang tidak memerlukan segel tangan pada pelaksanaan jurus karena tidak membutuhkan banyak chakra. Maka dari itu pengguna taijutsu biasanya melakukan jurus lebih cepat daripada pengguna ninjutsu maupun genjutsu. Dalam seri Naruto, pengguna taijutsu terkemuka antara lain Rock Lee, Might Guy, Sakura Haruno, dan Tsunade.

Fuinjutsu

Jutsu penyegel (封印術 Fūinjutsu?) adalah teknik yang dikembangkan oleh Rikudo Sannin untuk menyegel sesuatu di dalam makhluk hidup. Pengembangan fuinjutsu diteruskan oleh klan Uzumaki, percabangan dari klan Senju yang merupakan keturunan Rikudo Sannin. Salah satu hasil usaha mereka adalah penyegelan Bijuu ke dalam tubuh seseorang (jinchuriki). Penerapan jurus ini biasanya melibatkan senjata penyegelan atau benda lainnya dalam suatu gulungan besar untuk membawanya dalam jumlah besar dengan lebih efisien. pengguna jutsu ini adalah klan uzumaki yang merupakan klan asal istri dari minato namikaze (ibu naruto) yaitu uzumaki kushina, ciri khas klan ini adalah rambut mereka yang berwarna merah walaupun dalam kebanyakan anggota klan memiliki jutsu yang ringan/sederhana namun daya tahan fisik dan chakra mereka sangat kuat, karekter yang termasuk dalam klan ini adalah : istri hashirama senju ( jinchuriki kyubi pertama) Nagato (pain), uzumaki kushina, Karin ( Taka : tim Sasuke )

Senjutsu

Senjutsu (仙術?, Teknik Sage) adalah bentuk jutsu yang diperkenalkan pada seri Naruto Part II yang diperoleh melalui ajaran sennin (petapa atau sesepuh), dua di antaranya adalah Sennin Katak dan Sennin Ular.[12] Seorang ninja mampu menguasai senjutsu dengan cara mengkombinasikan chakranya dengan "energi alam" (自然エネルギー shizen enerugī?), tantangan yang bisa dilalui oleh ninja yang khususnya memiliki chakra dalam jumlah besar dan mampu mempelajari bagaimana menyelaraskan diri dengan alam tanpa tergoyahkan. Orang awam yang mencobanya biasanya tak mampu membendung energi alam tersebut. Bagi seseorang yang mempelajari ajaran Sennin Katak, kelebihan energi alam dapat mengakibatkan seseorang menjadi patung batu katak, meskipun dampak tersebut dapat dicegah melalui tongkat pemukul sang sennin. Orang yang berhasil menguasai senjutsu dapat mencapai status yang disebut "Mode Sage" (仙人モード Sennin mōdo?) sehingga pemakainya dapat menyesuaikan diri dengan penampilan fisik hewan yang menjadi gurunya. Jiraiya, Minato Namikaze, dan Naruto Uzumaki menguasai mode sennin dari ajaran Sennin Katak yang berada di "Gunung Myōboku" (妙木山 Myōbokuzan?), sedangkan Orochimaru dan Kabuto Yakushi menguasai senjutsu ajaran Sennin Ular yang ada di "Gua Ryūchi" (龍地洞 Ryūchidō?), meskipun Orochimaru tidak dapat menjadi sage sempurna. Hashirama Senju juga menggunakan teknik ini, namun tidak diketahui dari mana ia mempelajarinya.

Kekkei genkai

Dojutsu.svg
Tiga jenis mata pengguna dōjutsu (dari atas ke bawah):
1. Rinnegan
2. Byakugan
3. Sharingan
Kekkei genkai (血継限界?) adalah kemampuan yang diturunkan secara genetik dalam klan tertentu. Kebanyakan klan mengembangkan jurus istimewa yang bergantung kepada kemampuan genetis mereka, sehingga memberikan keuntungan dalam pertarungan karena jurus mereka tidak bisa dipelajari atau ditiru oleh musuh dari klan yang berbeda. Kekkei genkai seperti Sharingan yang berfungsi melalui mata penggunanya disebut "teknik mata" (瞳術 dōjutsu?).[11] Kekkei genkai lainnya seperti Mokuton terjadi karena kombinasi serentak dari dua elemen chakra yang berbeda untuk menciptakan elemen baru.[15] Kekkei genkai memiliki variasi yang disebut kekkei tōta (血継淘汰?). Satu-satunya contoh yang diketahui adalah kombinasi dari tiga elemen, yang menghasilkan elemen debu.

Dōjutsu

Dōjutsu (瞳术?, "Teknik mata") adalah kemampuan genetis ninja yang memanfaatkan mata dan memberikan kemampuan lebih pada penggunaan mata mereka. Dōjutsu tidak diklasifikasikan sebagai salah satu jenis jutsu utama. Mereka tidak memerlukan penggunaan segel tangan dan dalam beberapa kasus memudahkan ninja dalam penggunaan atau pertahanan terhadap genjutsu, taijutsu dan ninjutsu dan kemudian mengalahkan lawan mereka. Penggunaan dōjutsu biasanya mengkonsumsi banyak chakra. Dōjutsu biasanya diturunkan secara genetik karena dōjutsu termasuk kekkei genkai. Contohnya adalah sharingan milik Klan Uchiha. Karakter Kakashi Hatake memiliki sharingan meskipun bukan seorang Uchiha karena matanya mendapat cangkokan dari temannya yang seorang Uchiha, yaitu Obito Uchiha. Dalam seri Naruto, ada tiga dōjutsu terkemuka, yaitu Byakugan, Rinnegan, dan Sharingan.

Jutsu terkenal

Chidori


Sasuke Uchiha menggunakan Chidori
Chidori (千鳥?, arti harfiah: "Seribu Burung") adalah jutsu yang diciptakan Kakashi Hatake ketika masih kecil. Jutsu ini terbuat dari petir berbasis cakra. Jutsu ini memungkinkan pengguna memiliki aliran listrik di tangannya dan suara yang dihasilkan seperti kicauan burung. Urutan segel tangan yang dipakai: sapi → kelinci → monyet → naga → tikus → burung → sapi → ular → anjing → macan → monyet. Meskipun dapat membunuh siapa pun yang terkena jutsu ini, bukan berarti tidak ada kelemahannya. Kecepatan di mana serangan itu harus dilakukan, dikombinasikan dengan fakta bahwa pengguna harus berjalan dalam garis lurus. Hal ini memungkinkan musuh untuk dengan mudah melawan serangan, sehingga berpotensi mematikan bagi pengguna. Meskipun kelemahan ini tampaknya akan membuat teknik cukup sia-sia, Sasuke dan Kakashi dapat menghindari kekurangan karena Sharingan mereka. Ada masalah tambahan, yaitu meskipun tidak selalu yang melemahkan, adalah kenyataan bahwa sejumlah besar chakra juga dapat melukai tangan pengguna jika mereka menempatkan terlalu banyak kekuatan ke serangan itu. Dalam Bagian I, Sasuke melakukan ini ketika menghadapi saudaranya Itachi, menyebabkan beberapa kulit mengelupas dari tangannya dan meninggalkan sedikit membara setelah serangan itu selesai.

Jurus Bayangan

Jurus Bayangan (分身術 Bunshinjutsu?) adalah teknik membuat duplikat pengguna atau benda yang digunakan oleh mereka. Teknik klon standar dianggap paling dasar dari dasar ninjutsu. Meskipun demikian, teknik klon sangat fleksibel dan berguna, dan sering digunakan untuk mengalihkan perhatian atau menipu musuh. Ada berbagai jenis teknik klon, salah satunya adalah Kage Bunshin no Jutsu milik Naruto jurus ini digunakana dengan cara membuat/menggandakan diri pengguna jutsu memakai elemen yang dimiliki kecuali elemen api dan angin. jutsu ini kemungkinan diciptakan oleh klan senju kemudian ditiru oleh klan/desa lain,salah satu penamplan jurus ini yang mengesankan adalah saat Kakashi hatake berhasil memperdaya salah satu pain menggunakan bunshin petirnya

Rasengan


Naruto memperagakan jurus rasenshuriken, bersama dengan para kagebunshinnya
Rasengan (螺旋丸?) adalah jutsu yang diciptakan Minato Namikaze setelah tiga tahun mengamati jurus Tailed Beast Ball milik Kyuubi. Jutsu ini adalah bola berputar yang terbuat dari chakra di tangan pengguna. Rasengan ini diperkenalkan dalam seri saat Jiraiya—guru Minato Namikaze—mengajari Naruto Uzumaki, putra Minato. Karena itu adalah jutsu sulit, Jiraiya mengajarkannya kepada Naruto dalam tiga tahap: memutar chakra, memberikan kekuatan yang cukup, dan membentuk chakra menjadi bentuk bola terkompresi. Selama Naruto Part II, varian baru Rasengan diperkenalkan. Naruto dan Jiraiya dapat membuat rasengan yang lebih besar dari aslinya. Naruto pun berhasil menambah chakra elemen anginnya untuk Rasengan dan menciptakan versi baru, Rasenshuriken.

Segel Gaib

Segel Gaib (呪印術 Juinjutsu?) adalah teknik yang digunakan untuk membawa seseorang di bawah kontrol pengguna. Dengan menerapkan segel ke tubuh korban, pengguna membawa kemampuan korban dan tindakan di bawah kendalinya. Dengan segel tangan rahasia sederhana, pengguna dapat menimbulkan siksaan mental dan fisik yang besar pada korban. Cara kerja yang tepat dari juinjutsu yang dirahasiakan. Contoh jutsu ini adalah Cursed Seal of Heavan milik Sasuke

Teknik Reinkarnasi

Teknik Reinkarnasi (転生忍术 Tensei Ninjutsu?, secara harfiah berarti "Teknik Reinkarnasi Ninja") adalah teknik yang biasanya membutuhkan atau menyelesaikan transfer kekuatan hidup antara orang-orang. Teknik-teknik ini umumnya diklasifikasikan sebagai kinjutsu karena pemulihan satu kehidupan biasanya membutuhkan pengorbanan nyawa orang lain, atau bahwa hal itu melanggar hukum alam dan moralitas. Contoh jutsu ini adalah Kuchiyose: Edo Tensei milik Orochimaru dan Kabuto

Teknik Panggilan

Teknik panggilan (口寄せの術 Kuchiyose no jutsu?) adalah teknik untuk memanggil hewan-hewan tertentu dan bisa membantu pengguna dalam pertempuran. Sebelum pemanggilan dapat dilakukan, pengguna harus menandatangani kontrak dengan hewan tertentu. Caranya dengan menandatangani nama mereka dan menempatkan mereka sidik jari menggunakan darah mereka sendiri dalam suatu gulungan. Setelah ini dilakukan pengguna cukup memberi sumbangan sedikit darah, segel tangan(urutan segel tangan yang dipakai:babi → anjing → burung → monyet → domba) untuk memberi cakra yang cukup dan tekan tangan ke tanah agar hewan panggilan dapat keluar. Spesies hewan-hewan ini beraneka ragam, contoh katak, siput, ular, anjing, kura-kura, gagak, monyet, dll. Terkadang beberapa hewan tidak ada di dunia nyata, seperti Kamatari, Doki, Kyodaigumo, dll. Dalam seri Naruto, banyak karakter yang dapat melakukan jutsu ini. Pengguna terkemuka di antaranya adalah Naruto Uzumaki, Sasuke Uchiha, Jiraiya, Kakashi Hatake, Temari, Tsunade, Orochimaru, dan Itachi Uchiha.